akhirnya Brigitta Imunisasi di Puskesmas..

Kemarin akhirnya si Brigitta di imunisasi juga di puskesmas. Setelah 3 kali imunisasi di RS, kini beralih ke Puskesmas. Di RS setiap imunisasi harus mengeluarkan kocek 300rb, kalo dihitung2 dalam setahun bisa jutaan. Brigitta udh punya Kartu Askes, kenapa gak digunakan, betul sayang?! dan akhirnya kemarin papah mamah bawa brigitta ke puskesmas memanfaatkan kartu Askes, dan biaya yg dikeluarkan Rp.0 alias gratis. Sekalian timbang badan, Brigitta 2 bulan 1 hari sudah 5,1 kg..wah lancar sekali minum ASInya sayang..
Begitulah sepenggal cerita dari orang tua PNS yang mau mengimunisasi anakny di Puskesmas. Karena mendapat fasilitas dari Askes maka akhirnya ke puskesmaslah kami membawa Brigitta untuk diimunisasi DPT dan HBi. Ternyata banyak juga yg mau imunisasi di Puskesmas🙂
Setelah disuntik, bidan memberikan obat (sepertinya paracetamol) karena katanya sih setelah disuntik badannya akan demam, jadi obatnya untuk penurun demam Brigitta. Ternyata setelah 2 jam dari imunisasi benar jg, Brigittanya jadi demam. Nangis keras terus, terkaget2, gak bisa tidur kalo di tempat tidur, mamanya jadi panik deh.. Mana jarak kantor papah – rumah sekitar 35 menit, cukup lama untuk sebuah penantian..🙂
Sebelum pulang aq beli termometer digital ( 25rb) dan sanmol drop (20rban). Sampai di rumah, memang panasnya tinggi sekali, diukur jm 15.45 panasnya 39.3 0c. ternyata itu yg membuat mamanya panik krn lidah brigitta sudah ke langit2 mulutnya, takutnya setep..aduh jangan sampe dech… setelah diberikan obat, baru dech turun demamnya, 45 menit setelah minum diukur lagi sudah turun 1 oc. dan sekitar 5 jm baru dech mencapai suhu normal. Tapi dari awal diberikan ASI terus sama mamanya. Untung efeknya cepat juga, Brigittanya sudah keringat2, mau main sama papahnya, berkurang nangisnya..Puji Tuhan bisa sembuh.
Pukul 12 malam Brigittanya nangis lagi, disusuin gak mau, ditidurin g mau, digendong g mau, jadi bingung mama papanya. Mana ditambah ngantuk melanda…jadi panik..aq coba2 kompres bekas suntiknya dgn air hangat ternyata berkurang nagisnya..Jadi penyebabnya mungkin rasa nyut di pahanya akibat suntik tadi..Setelah dikompres, dan diganti pakaiannya akibat keringatan, Brigitta pun bisa mulai tidur.Papahnya pun tertidur ditonton pertandingan Chelsea-Barcelona😦
Sakit Brigitta memberi palajaran2 berarti untuk kami orang tuanya:
1. Temani bayi terus terutama selama sakit, peluk, dekap erat
2. Wajib sedia Obat demam dan termometer di rumah
3. Temukan penyebab2 bayi terus menangis. Jika di tempat ternyaman bayi saja dia menangis (di susu ibunya) pasti ada hal2 lain selain rasa haus yg buat dia menangis
Semoga menjadi inspirasi bagi kita sekalian. Amin..
Dipublikasi di Rumahku Istanaku | Meninggalkan komentar

Surat Untuk Istriku..

Hari ini tepat setahun kita menikah. Ya 2 April 2011, setahun yang lalu kita mengikrarkan janji pernikahan kita di GKP Cimahi, di hadapan Tuhan, Pendeta, dan JemaatNya, menamatkan 8 Tahun 8 bulan masa2 dulu..🙂
Terima kasih Tuhan untuk kebahagiaan ini
Kembali mengenang hari-hari menjelang pernikahan, engkau memang menanggung beban yg berat. Beda pulau, menyebabkan aku terpaksa menyerahkan beban itu di pundakmu, segala persiapan pernikahan kita lebih banyak engkau pikul sendiri. Aku yg berada di sini hanya bisa mendukungmu dalam doa saja..Sampai sehari sebelum menikah, kita masih (sedikit) bertengkar karena hal2 sepele yg terlihat besar karena kondisi saat itu.
Tanggal 2 pun dimulai.. Datanglah sang Raja sehari ke rumah Ratu sehari..engkau terlihat begitu cantik dengan gaun emasmu. Teringat saat mertuaku menangis menaburkan beras ke kepala kita dan menyuap kita,🙂 sungguh mengharukan..
Ketegangan menghinggapiku sepanjang acara dari pagi sampai malam, dari rumah, gereja, sampai gedung..ya, maklum baru menikah sekali…😀 .. Puji Tuhan janji pernikahan kita bisa terucap dengan baik. Setia Sehidup semati dalam suka maupun duka.
Hari ini tepat 1 tahun kita menikah, menikmati hidup bertiga dengan Brigitta, dalam hidup pas2an seorang PNS. Semoga aku tetap bisa membahagiakan kalian berdua..
Selamat Hari Pernikahan pertama untuk kita Istriku Sayang…
Love u
Dipublikasi di Rumahku Istanaku | Meninggalkan komentar

Selamat Ulang Bulan Anakku Sayang..

Hari ini tepat 1 bulan kamu lahir..papa jadi teringat hari-hari menjelang kelahiranmu. Sehari sebelum kamu lahir mama sudah ada di RS ditemanin opung. sekitar jam 3 sore papa dan opung temanin mama di RS. Kami tidur beralaskan selimut di lantai RS sembari menjaga mama yang gak bisa tidur krn menahan sakit karena diberikan obat untuk merangsang kelahiranmu. Mama kelihatan sakiiiiiiiittttttt banget. Tapi mama tetap kuat supaya kamu bisa dilahirkan normal. Salut buat mama..
Kurang lebih 20 jam mama menahan sakit akhirnya pecah jg tuh ketuban yang melindungimu selama ini di perut mama. Papa dan opung hanya bisa berada di samping mama, menunggu, dan berdoa dalam hati supaya kamu bisa lahir dengan selamat dan mama jg selamat. Saat ketubannya keluar mama udah nangis banget . Dengan bantuan dokter dan suster mama mendorong kamu supaya bisa keluar dari perut mama, rumah kamu tinggal selama 9 bulan.
Setelah mendorong cukup lama, rambutmu pun kelihatan. mungkin itu yg menambah semangat mama untuk semakin kuat mendorongmu keluar. dan jam 12.40 wita keluarlah kamu melihat dunia, melihat mama papa opungmu, menghirup udara, dan menangis kencang…Mama papa opung senang banget, apalagi mama yg sehari semalam gak bisa tidur menahan sakit. Setelah kamu lahir kamu diberi Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Saat kamu besar nanti pasti kamu akan ketawa melihat video gerakanmu saat mencari2 Susu mama buat kamu minum..
Sekarang kamu sudah 1 bulan, tingkahmu pun sudah semakin lucu. Harapan kami kamu bisa sembuh dari sakit perutmu sekarang dan tetap sehat selalu..
Selamat ulang tahun bulan sayang, Tuhan menyertaimu selalu.
Mama Papa yang mencintaimu
Dipublikasi di Rumahku Istanaku | Meninggalkan komentar

Mmm, Berapa Berat Badanmu y Sayang ??

Kemarin mama papa membawamu kami ke RS. Seharusnya sih tanggal 17 Maret baru di cek rutin, tapi karena mama papa merasa ada sesuatu di perutmu yang membuat engkau eo eo mlulu makanya dede diperiksa dech ke Dokter. Sehari bisa 10 kali eo, mana eo nya berbusa…jadi panik kl melihat km sakit sayang..
Sampai di RS penimbangan pun dimulai. Puji Tuhan 3,8 kg. 2 minggu lalu mama papa cek beratmu 3 kg. Mama waktu itu kuatir krn takut km kenapa2. tapi normal ko sayang, 2 minggu setelah lahir berat bayi tetap…Semalam ternyata beratmu 3,8 kg.. Wow, akibat Asi nich sayang…minum terus sayang walaupun km merasa sakit, minum terus walaupun km merasa nggak nyaman…
Ternyata memang benar ada inveksi virus di pencernaanmu sayang. Tp bukan dr asi mama ko. dari lingkungan, kamu isap2 jarimu..memang kamu sering isap2 jarimu sayang.. dikasih obat, semoga kamu cepat sembuh ya…Sakit sehat tetap minum asi ya…
2 minggu lagi berapa ya berat badanmu??
Dipublikasi di Rumahku Istanaku | Meninggalkan komentar

Welcome…. Brigitta Ellena Hutapea

Tidak terasa sudah 24 hari kita bersama. Bisa merasakan sentuhanmu, mendengar tangisanmu, suara tidurmu, melihat ekspresimu ketika kau bermimpi….merupakan kebahagiaan bagi kami orang tuamu.
Ya, tepat 24 hari lalu, tanggal 17 Februri 2012, pukul 12.40, putri kami telah lahir dengan sehat. Berat 3 kg, Panjang 50 cm, jari2nya persis seperti jari2 papanya, panjang dan lentik..hehe agak lebay…Puji Tuhan dia dan Ibunya selamat dan sehat. Brigitta Ellena Hutapea, nama yang kami berikan. Sudah lama kami menyiapkannya, dan terima kasih ompung borunya (neneknya) yang telah memberikan nama Brigitta jauh sebelum kami melengkapi namanya.
Brigitta kurang lebih artinya Kuat. Kuat, berkeinginan kuat, kekuatan. Ompungnya menamakannya Brigitta karena membaca buku doa, arti/ harapan beliau Brigitta adalah Santa yang rajin Berdoa. Walaupun agak jauh artinya tapi selama mengandung nama positif kami sangat..sangat mendukungnya.
Ellena, nama yang disipkan mama papanya artinya terang, cahaya. Harapan kami dia menjadi terang Tuhan, menjadi cahaya Tuhan, bagi banyak orang.
Hutapea sendiri adalah Marga. Karena dia seorang Putri maka dalam adat Batak dia menjadi Boru Hutapea. Ibunya sendiri Boru Gultom.
Terima kasih Tuhan engkau memberikan seorang Puteri cantik kepada kami. Kiranya kami bisa membesarkannya dengan penuh tanggung jawab.. Segala Kemuliaan bagi Mu..
Dipublikasi di Rumahku Istanaku | Meninggalkan komentar